Minggu, 27 November 2011

Pengolahan air limbah


  •     Sumber air limbah

Untuk pengolahan air limbah selain data kepekatan air limbah, diperlukan juga data mengenai seberapa besar rata-rata jumlah air limbah yang harus diolah. Supaya jumlah air limbah yang akan diolah itu dapat diperkirakan, maka diperlukan data mengenai sumber air limbah. Data mengenai sumber air limbah dapat dipergunakan untuk memperkirakan jumlah rata-rata aliran air limbah dari berbagai jenis perumahan, industri, pasar, rumah sakit dan lin-lain.
Sumber utama air limbah rumah tangga berasal dari perumahan, daerah perdagangan, perkantoran dan tempat reakreasi. Air limbah rumah tangga yang berasal dari daerah perumahan biasanya diperkirakan melalui jumlah limbah yang dibuang per orang. Jumlah limbah yang dibuang (dalam liter per hari per orang) untuk apartemen, hotel (penghuni tetap), tempat tinggal keluarga, masing-masing adalah 240, 190, 250.
Air limbah yang berasal dari industri sangat bervariasi tergantung dari jenis dan besar kecilnya industri tersebut. Untuk memperkirakan jumlah air limbah yang berasal dari industri yang tidak mempergunakan proses basah sekitar 50 meter kubik per hektar per hari. Sebagai patokan dapat dipergunakan pertimbangan bahwa 85-95% dari jumlah air yang dipergunakan berupa air limbah, apabila industri tersebut tidak mempergunakan hasil pengolahan air limbah untuk dapat dipergunakan kembali.
  •      Jenis pengolahan

Pengolahan air limbah dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu : pengolahan secara fisik, kimiawi dan biologi.
1.       Pengolahan secara fisik
Pengolahan secara fisik tidak dapat diterapkan untuk berbagai pengolahan limbah. Dalam pengolahan limbah secara fisik, polutan akan dipisahkan dengan cara diendapkan. Hasil yang dicapai sangat terbatas dan memerlukan waktu yang cukup lama.
2.       Pengolahan secara kimiawi
Pengolahan limbah secara kimiawi dilakukan dengan menambahkan bahan-bahan kimia ke dalam air limbah. Dalam hal ini yang sangat penting adalah menentukan jenis bahan-bahan kimia yang diperlukan. Dalam pengolahan limbah secara kimiawi, waktu dan area yang diperlukan jauh lebih kecil dibandingkan pengolahan limbah secara fisik dan biologi. Air limbah yang mengandung zat-zat kimia termasuk logam berat, sangat tepat bila pengolahan limbah dillakukan secara kimiawi.
3.       Pengolahan secara biologi
Pengolahan limbah secara biologi terutama memanfaatkan kerja mikroorganisme. Dalam pengolahan limbah secara biologi, polutan yang degradabel yang segera dapat dihilangkan. Polutan degradabel merupakan makanan bagi bakteri, sehingga dalam waktu singkat bakteri akan berkembang biak dan menghabiskan makanan yang ada dalam air limbah. Proses penghancuran polutan secara  biologi dapat dipercepat dengan memacu pertumbuhan bakteri.
Bakteri akan tumbuh dan berkembang dengan pesat, apabila kondisi yang sesuai bagi kehiduan bakteri terpenuhi. Kondisi yang sesuai antara lain adalah pH air limbah sekitar 7 dan suhu air limbah sekitar 35oC. Pengolahan limbah secara biologi sangat baik, tetapi memerlukan waktu yang lama dan area yang luas.

  •      Langkah-langkah Pengolahan Air Limbah

Langkah-langkah dalam pemgolhan air limbah seperti :
1.       Tujuan pengolahan air limbah
Biaya yang diperlukan untuk pengolahan air limbah antara lain ditentukan oleh tujuan pengolahan air limbah, apakah air limbah hanya akan diolah dengan tujuan akan dibuang, atau akan diolah untuk dipergunakan kembali. Pengolahan air limbah dengan tujuan untuk dipergunakan kembali, biasanya akan menentukan biaya yang lebih besar dibandingkan apabila pengolahan air limbah hanya akan dibuang ke lingkungan.
Lingkungan/badan air tempat pembuangan air limbah juga menentukan sampai seberapa jauh pengolahan air limbah harus dilaksanakan. Apabila badan air tempat pembuangan limbah dikategorikan badan air golongan B, maka air limbah harus memenuhi kriteria golongan I. Air limbah yang memenuhi kriteria golongan II, III dan IV masing-masing (maksimum) hanya boleh dibuang pada badan air golongan C, D dan E.
2.       Penentuan reagen
Yang dimaksud reagen adalah suatu zat kimia yang digunakan untuk menimbulkan reaksi kimia. Dimana penentuan reagen sangat penting dalam pengolahan air limbah, karena denagn reagen yang sesuai hampir seluruh polutan yang terdapat didalam air limbah dapat dihilangkan dengan mudah. Pemilihan reagen yang sesuai akan menghilangkan logam berat, bau, warna dan polutan lainnya dari air limbah.
3.       Membuat diagram alir
Diagram air perlu dibuat untuk mengetahui/menyusun berbagai macam proses peralatan yang diperlukan dalam pengolahan. Proses, peralatan dan reagen yang dipergunakan untuk pengolahan limbah yang satu berbeda dengan pengolahan limbah yang lain.
4.       Menentukan ukuran dan perlatan
Ukuran dan jenis perlatan yang dipergunakan dalm pengolahan air limbah tergantung dari debit air limbah, hasil pengolahan yang diinginkan, area yang disediakan, proses pengolahan yang dipilih dan biaya yang disediakan untuk pengolahan .
5.       Pembangunan instalasi dan uji coba
Pembangunan instalasi dilakukan apabila suda dapat dipastikan bahwa instalasi tersebut air limbah dapat diproses sesuai dengan yang diharapkan. Pembangunan instalasi pengolahan air limbah khususnya untuk pengolahan air limbah secara kimiawi, harus didahului dengan percobaan-percobaan laboratorium. Setelah instalasi pengolahan air limbah selesei, kemudian dilakukan uji coba apakah hasil yang diharapkan dalam pengolahan dapat terpenuhi.

Untuk power pointnya klik "disini"


Kesimpulan :
Dari video diatas menunjukan bahwa industri tersebut dikatakan sangat bagus dan pintar karena lebih dari sedikit orang yang masih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang limbah di lingkungan masyarakat. Dari artikel di atas dapat saya simpulkan bahwa Untuk pengolahan air limbah selain data kepekatan air limbah, diperlukan juga data mengenai seberapa besar rata-rata jumlah air limbah yang harus diolah. Supaya jumlah air limbah yang akan diolah itu dapat diperkirakan, maka diperlukan data mengenai sumber air limbah. Sumber utama air limbah rumah tangga berasal dari perumahan, daerah perdagangan, perkantoran dan tempat reakreasi. Air limbah rumah tangga yang berasal dari daerah perumahan biasanya diperkirakan melalui jumlah limbah yang dibuang per orang. Saya berharap semakin banyak orang yang peduli terhadap lingkungannya seperti video diatas yang menampung limbah industrinya di pabriknya tidak dibuang ke lingkungan sekitarnya. Ini adalah contoh yang sangat bagus peduli terhadap lingkungan tidak memikirkan diri sendiri. Saya harap semua orang bisa mengikutinya.

Sumber :
Santoso,Budi,1999,"Ilmu Lingkungan Industri",Universitas Gunadarma,Jakarta Pusat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar