Kamis, 31 Oktober 2013

Metode Pengalamatan

PENGERTIAN METODE PENGALAMATAN       
         Metode pengalamatan merupakan aspek dari set instruksi arsitektur disebagian unit pengolah pusat (CPU) desain yang didefinisikan dalam set instruksi arsitektur dan menentukan bagaimana bahasa mesin petunjuk dalam arsitektur untuk mengidentifikasi operan dari setiap instruksi. Ketika seseorang sebagai pengguna dari komputer yang sedang mengakses komputer tersebut masuk ke dalam suatu jaringan internet, sebenarnya yang terjadi adalah pengguna tersebut sedang berhubungan dengan komputer lain, bisa saja antar gang, antar rt/rw, antar kota, antar provinsi, antar wilayah, antar negara dan bahkan bisa juga komputer yang lain.
            Sebuah komputer bisa melakukan akses ke dalam jaringan internet sehingga dapat diakses oleh pengguna lain. Dalam jaringan internet memerlukan yang namanya alamat. Alamat internet diperlukan untuk dapat memastikan data yang kita inginkan atau yang akan dikirim, komputer membutuhkan alamatnya sendiri sehingga dengan mudah dapat di identifikasi dan diakses oleh pengguna internet lainnya. Alamat internet bisa disebut juga URL kependekan dari Uniform Resource Locator merupakan suatu lokasi atau tujuan diinternet (misalnya alamat situs, alamat e-mail) yang dapat diakses dan di tampilkan. Misalnya http://www.namaalamat.com .

KETERANGAN :
1) http://               : Kode jenis layanan di internet.
2) www                        : Kode jaringan global.
3) .namaalamat  : Nama pemilik situs yang akan kita singgahi.
4) .com                : Kode akhiran yang menerangkan situs.

            Untuk kode akhiran pada sebuah alamat internet juga sangat beragam. Berikut kode akhiran yang sering dipakai antara lain:
1.      .com    : Menerangkan situs komersial global.
2.      .net      : Menerangkan situs layanan Internet global.
3.      .edu     : Menerangkan situs pendidikan.
4.      .gov     : Menerangkan situs pemerintahan.
5.      .mil      : Menerangkan situs militer.
6.      .org      : Menerangkan situs organisasi.
7.      .tv        : Menerangkan situs penyiaran.
8.      .co.id   : Menerangkan situs komersial dari Indonesia.
9.      .ac.id   : Menerangkan situs pendidikan dari Indonesia.
10.  .or.id   : Menerangkan situs organisasi dari Indonesia.
Dan masih banyak kode akhiran lainnya pada sebuah alamat internet.

            Dari penjelasan di atas maka dapat diperkirakan bahwa termasuk ke dalam informasi kategori yang mana pada sebuah situs yang terlihat dari kode akhiran yang dimilikinya tersebut. Seperti .co = komersial atau jenis usaha (commercial).ac = akademik atau pendidikan (academics).or = organisasi (organization). Dari kode akhiran yang ditambahkan pula dapat tercermin sebuah negara dimana dapat dilihat berada di lokasi mana sumber komputer yang telah tersambung dari internet itu. Misalnya, .id berarti sumber berasal dari Indonesia; .uk berarti dari Inggris (United Kingdom) dan masih banyak negara lainnya.
            Jadi, misalnya ingin mengunjungi situswww.gunadarma.ac.id, hal ini berarti situs tersebut dimiliki oleh Universitas Gunadarma, sebuah institusi pendidikan (perguruan tinggi) di Indonesia. Di samping bentuk alamat internet yang telah dibahas sebelumnya, ada juga bentuk alamat internet yang disertai tanda (“/”) garis miring (slash) juga ditambahkan kata tambahan setelah garis miring atau slash tersebut. Seperti contoh berikut:


            Alamat internet tersebut merupakan bagian atau cabang (disebut subdirektori) dari alamat internet utama (nama situs yang tertera di awal kalimat). Penulisan alamat internet beserta subdirektori tersebut dimaksudkan untuk mempercepat proses akses ke suatu halaman atau bagian yang ada di dalam situs utama secara langsung tanpa harus menampilkan halaman situs utama. Jadi, maksud penulisan situs di atas yaitu, membuka langsung halaman informasi tentang ninja mission yang berada dalam situs Naruto Arena.
            Nama situs internet (domain) dikelola oleh suatu badan yang disebut ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Badan ini yang bertugas melakukan registrasi nama yang disebut registrar. Beberapa registrar diantaranya: netsol.com; register.com; enom.com; gandi.net; domainsite.com; joker.com; dan lain – lain. Oleh karena itu, untuk membuat dan memiliki sebuah nama situs, suatu institusi maupun organisasi harus mendaftarkan diri dulu ke salah satu registrar tersebut.

ATURAN PENULISAN ALAMAT DI INTERNET
Penulisan alamat internet harus diketik secara persis, sama, tepat, dan tidak kurang suatu apapun. Kesalahan pada penulisan alamat akan mengagalkan akses untuk alamat yang ditujukan tersebut. Untuk menuliskan alamat internet secara benar, Anda harus memahami beberapa aturan dasar yang dimiliki, yaitu:
1.      Penggunaan huruf besar atau kecil tidak dibedakan pada penulisan alamat internet dan nama (id user) atau alamat e-m­ail.
2.      Penggunaan huruf besar atau kecil dibedakan pada penulisan password (kata sandi). Jika kata sandinya ada huruf besar/kapital maka harus disamakan penulisannya jika tidak disamakan penulisan kata sandinya maka tidak akan bisa masuk.
3.      Penulisan alamat internet dan nama e-mail tidak boleh menggunakan tanda spasi (space) tapi diperbolehkan menggunakan “-“ “_” sebagai pengganti spasi , jadi harus digabungkan menjadi satu baris kata yang utuh, seperti http://www.naruto-arena.com; http://www.arifpiece.blogspot.com
4.      Penggunaan angka dan karakter tertentu pada alamat internet dan nama atau alamat e-mail diperbolehkan, seperti: www.liputan6.com; zaf.amani93@gmail.com; dan masih banyak contoh lainnya.
5.      Karakter khusus seperti tanda / (slash); @ (at) tidak boleh dipergunakan karena tanda tersebut telah dipergunakan dalam pengkodean sebagai bagian dari penunjuk lokasi pada sebuah alamat internet maupun nama atau alamat e-mail.
6.      Pemakaian nama atau alamat e-mail serta alamat internet harus berbeda, dengan indikasi atau kemungkinan bahwa nama atau alamat e-mail serta alamat internet yang diinginkan telah digunakan oleh pengguna lainnya. Sehingga, disarankan untuk menggunakan nama atau alamat e-mail serta alamat internet dengan alternatif lain. Misalkan, ketika hendak membuat e-mail dengan alamat e-mail sutri@yahoo.com, dan ternyata alamat e-mail tersebut telah dimiliki oleh orang lain, maka pada beberapa situs yang terkadang telah menyediakan alternatif nama lain atau sesuai dengan kehendak kita sutri22@yahoo.com, sampai ditemukan bahwa alamat e-mail yang dituliskan tidak dimiliki oleh pengguna internet lainnya. Sama halnya dengan penulisan alamat internet. Yang terpenting tetap menjadi ciri khas dari situs yang dibuat.

Sumber :
·         Jasmadi. 2004. Panduan Praktis Menggunakan Fasilitas Internet.Yogyakarta: Penerbit ANDI.
· Zafira, A, Metode Pengalamatan Internet, http://amanizafira.wordpress.com/2012/11/06/metode-pengalamatan-internet/, 2012, Tanggak Akses : 29 Oktober 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar