Kamis, 28 Maret 2013

Inovasi Teknologi Alat Terbarukan


Di zaman sekarang setiap manusia berlomba-lomba menciptakan sebuah inovasi alat terbarukan yang kelak akan di pakai di masa kini ataupun di masa yang akan datang. Beberapa manusia ada yang berhasil menciptakan sebuah inovasi alat yang di anggap mustahil tetapi sekarang menjadi nyata seperti jubah tembus pandang, gadjet transparan dan lain sebagainya. Di sini saya akan mengemukakan ide saya yang mudah-mudahan akan saya ciptakan di skripsi nanti ataupun setelah lulus kuliah.

1.   Ide saya yang pertama adalah Remote serba guna, ya seperti yang kita sudah tahu fungsi remot untuk memudahkan kita untuk menghidupkan dan mematikan barang elektronik di sekitar kita seperti remot tv, remot lampu, remot ac dan lain sebagainya. Ide saya yaitu remot yang bisa mengendalikan barang elektronik tv, ac, lampu, kipas angin hanya dengan satu remot, jadi kita tidak perlu menggunakan banyak remot untuk menyalakan, mematikan barang elektronik tersebut. Caranya dengan mengirimkan gelombang inframerah ke perangkat elektronik yang sama dengan remot yang akan kita gunakan dan jika kita mengarahkan remot itu ke alat elektronika yang ingin kita nyalakan dalam jarak kurang lebih 2,5meter maka alat elektronik yang kita inginkan akan menyala.


2.  Ide saya yang kedua adalah Sepeda listrik, di abad 21 ini sudah ada yang namanya mobil listrik, jadi saya terinspirasi oleh mobil listrik maka inovasi saya selanjutnya sepeda listrik. Cara kerjanya tentu menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Bagian yang sangat penting pada sepeda listrik adalah baterai ( AKI), charger ( untuk pengisian ulang energi listrik pada AKI ), sistem kendali dan manajemen energi.  Cara penggunaannya adalah pertama tentunya harus di cas menggunakan charger, jika sudah penuh dan akan di gunakan ketika kita lagi bersepeda bisa di tekan tombol ON sepeda itu akan jalan dengan sendirinya tanpa harus di goes oleh kaki kita akan tetapi jika baterainya sudah abis maka mau tidak mau kita harus menggoes sepeda itu dengan kaki kita lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar